Genting Bhd Rencanakan Penerbitan Saham, Maybank Menurunkan Penilaian
Genting Bhd Meluncurkan Penerbitan Saham Baru
Raksasa bisnis Malaysia, Genting Bhd, baru-baru ini mempublikasikan niatnya untuk melakukan penerbitan saham baru yang diharapkan dapat menghimpun dana sekitar MYR1,25 miliar atau setara dengan USD306,1 juta. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat modal perusahaan dan mengelola beban utang setelah mengalami kerugian signifikan.
Motivasi di Balik Penerbitan Saham
Rencana penerbitan saham baru oleh Genting Bhd selaras dengan laporan kerugian sebesar MYR11,6 juta hingga akhir tahun 2025. Dana yang dihasilkan dari langkah ini akan difokuskan untuk memperkuat posisi finansial dan menjaga keberlangsungan operasionalnya. Menurut informasi dari Bursa Malaysia, detail terkait harga saham, ketentuan penerbitan, dan tanggal belum dipublikasikan. Dewan direksi Genting menyatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan sebelum pelaksanaan.
Penggunaan Dana dan Manajemen Utang
Dari penerbitan saham, Genting Bhd berencana menggunakan MYR800 juta untuk melunasi utang dalam setahun sejak tanggal penerbitan. Sementara MYR429,5 juta akan dialokasikan pada kebutuhan modal kerja selama periode yang sama. Sisanya, sekitar MYR20,5 juta, akan digunakan untuk menutup biaya penerbitan saham baru ini.
Utang Genting Bhd Group bersama entitas afiliasinya mencapai MYR45,25 miliar pada akhir Juni, dengan pinjaman jangka pendek sebesar MYR9,68 miliar dan jangka panjang sebesar MYR35,58 miliar. Bunga utang tersebut berkisar antara 3,88% hingga 8,45%. Beban keuangan ini menjadi tantangan besar bagi grup, terutama dengan investasi yang terus dilakukan di berbagai lokasi internasional.
Respon Pasar dan Pandangan Maybank
Merespon rencana penerbitan saham, Maybank Investment Bank Bhd menurunkan penilaian saham Genting Bhd dari posisi sebelumnya menjadi 'jual', dan mengurangi target harga saham menjadi MYR1,49. Analis Samuel Yin Shao Yang dari Maybank menjelaskan bahwa walaupun langkah ini dapat mengurangi bunga dan utang, potensi pengurangan keuntungan dan nilai buku per saham tetap menjadi kekhawatiran.
Analisis dari Lembaga Lain
Lembaga pemeringkat lainnya juga mencermati tekanan finansial di Genting. Pada September, Fitch Ratings menurunkan peringkat karena belanja modal besar di Singapura dan New York yang memperlambat pengurangan utang. S&P Global Ratings mengingatkan bahwa Grup Genting memiliki ruang terbatas untuk menghadapi penurunan pendapatan lebih lanjut, mengingat pengeluaran besar dan hasil operasional yang rendah terus menempatkan peringkat investasi mereka dalam risiko.
Fokus Genting pada Proyek Resort
Genting Bhd, yang juga menjadi induk bagi Genting Singapore Ltd, mengelola kompleks kasino Resorts World Sentosa. Selain itu, Genting Malaysia Bhd mengoperasikan banyak resor dan kasino lainnya. Meskipun menghadapi tantangan keuangan dan beban utang, fokus mereka tetap pada proyek resort.