Prospek dan Kendala dalam Gelombang Kedua Lisensi IR Jepang 2027
Gambaran Umum tentang Gelombang Kedua Lisensi IR di Jepang
Jepang telah menetapkan rencana untuk pengajuan lisensi resor terpadu (IR) tahap kedua, dijadwalkan untuk tahun 2027. Meski ekspektasi tinggi di awal, tampaknya minat investor tidak sebesar saat putaran pertama. Beberapa otoritas lokal yang terlibat belum menunjukkan kesiapan yang signifikan.
Rincian Jadwal dan Kesempatan Lisensi Tersedia
Pengajuan akan dimulai dari 6 Mei 2027 hingga 5 November 2027, dan masih ada dua lisensi kasino terbuka. Sampai saat ini, hanya satu IR yang mendapatkan lampu hijau, yaitu proyek MGM Osaka senilai JPY1.51 triliun yang ditargetkan buka pada tahun 2030. Situasi ini mencerminkan bahwa proses liberalisasi menghadapi hambatan besar bagi para pemodal.
Hambatan yang Dihadapi Investor
Beberapa tantangan penting bagi investor termasuk kemungkinan lokasi IR baru berada di daerah sekunder, bukan pusat kota besar seperti Tokyo. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait investasi non-perjudian yang signifikan di tempat dengan potensi pasar yang lebih rendah.
Perhatian dari Pemerintah Daerah
Dengan waktu kurang dari satu tahun hingga masa pengajuan dimulai, hanya sedikit pemerintah lokal yang menunjukkan kesediaan menjadi tuan rumah IR. Mike Tanji, seorang konsultan berpengalaman, menyarankan bahwa tanpa persiapan substansial sebelum September 2026, sulit bagi calon tuan rumah untuk menyelesaikan semua persyaratan tepat waktu untuk pengajuan tahun 2027.
Inisiatif Awal dari Aichi dan Hokkaido
Saat ini, hanya prefektur Aichi dan Hokkaido yang secara terbuka tertarik. Aichi telah meminta proposal untuk potensi IR, sementara Hokkaido merilis kerangka kebijakan IR sementara tanpa menyatakan niat resmi untuk mengajukan aplikasi. Ini membuat peluang lokasi yang dievaluasi oleh investor menjadi terbatas, karena wilayah lain belum menunjukkan ketertarikan.
Skala Regional dan Kebijakan yang Menantang
Menurut Toru Mihara, seorang akademisi Jepang, masih ada masalah pengembangan resor kasino di area regional yang perlu mempertimbangkan persyaratan fasilitas non-perjudian yang besar, seperti ruang MICE dan akomodasi hotel. Tuntutan membangun fasilitas tersebut mungkin sulit dibenarkan di area pedesaan. Jika persyaratan ini bisa lebih fleksibel, mungkin akan lebih menarik bagi investor untuk mempertimbangkan proyek IR di daerah tersebut.
Penutup
Prosedur perizinan IR Jepang memerlukan persiapan mendalam dari pihak pemerintah dan mitra komersial. Dengan batas waktu yang ketat dan minat terbatas dari pemerintah lokal, investor harus siap menavigasi tantangan ini. Namun, jika kebijakan dapat lebih fleksibel, kesempatan untuk investasi inovatif dan beragam mungkin terbuka lebar.